Temen aku bilang, lagu ini menggambarkan perasaan temanku lainya buat aku. Karena waktu itu aku pengen pergi dari orang ini.
Coba tanya hatimu sekali lagi
Sebelum engkau benar-benar pergi
Masihkah ada aku di dalamnya?
Karena hatiku masih menyimpanmu
Kisah kita memang baru sebentar
Namun kesan terukir sangat indah
Ku memang bukan manusia sempurna
Tapi tak pernah berhenti mencoba
Sebelum engkau benar-benar pergi
Masihkah ada aku di dalamnya?
Karena hatiku masih menyimpanmu
Kisah kita memang baru sebentar
Namun kesan terukir sangat indah
Ku memang bukan manusia sempurna
Tapi tak pernah berhenti mencoba
[Pre-Chorus]
Membuatmu tersenyum, walau tak pernah berbalas
Bahagiamu juga bahagiaku
Membuatmu tersenyum, walau tak pernah berbalas
Bahagiamu juga bahagiaku
[Chorus]
Saat kau terlalu rapuh
Pundak siapa yang tersandar?
Tangan siapa yang tak melepas?
Kuyakin aku
Bahkan saat kau memilih
Untuk meninggalkan aku
Tak pernah lelah menanti
Karena ku yakin kau akan kembali
Saat kau terlalu rapuh
Pundak siapa yang tersandar?
Tangan siapa yang tak melepas?
Kuyakin aku
Bahkan saat kau memilih
Untuk meninggalkan aku
Tak pernah lelah menanti
Karena ku yakin kau akan kembali
[Verse 2]
Ada engkau dalam setiap doaku
Sungguh aku rindu berbagi tawa
Kini kita tidak lagi menyapa
Biarlah hanya dari kejauhan
Ada engkau dalam setiap doaku
Sungguh aku rindu berbagi tawa
Kini kita tidak lagi menyapa
Biarlah hanya dari kejauhan
[Pre-Chorus]
[Chorus]
[Chorus]
[Outro]
Masih berharap
Karena kuyakin kau akan kembali
Masih berharap
Karena kuyakin kau akan kembali
Dan karena lagu ini emang bagus sih, jadi dengerin lagi habis itu. Lagu ini emang membuat aku berfikir. Dibagian Chorus nya, itu salah satu hal yang membuat aku merasa bahwa orang ini emang udah berjasa buat hidup aku. Rasanya sayang untuk pergi begitu saja.
Tapi akhir2 ini, aku memaknainya beda. Lagu ini terkesan dia memiliki inisiatif untuk selalu menopang atau ada untuk siapapun yang akan pergi. Kalau aku, akulah yang melibatkan dia dalam hidupku secara tidak sengaja. Jadi rasanya tak perlu berat untuk melangkah lagi. Rasa terimakasih akan cukup untuk kebaikannya. Bukankah begitu?
Tapi akhir2 ini, aku memaknainya beda. Lagu ini terkesan dia memiliki inisiatif untuk selalu menopang atau ada untuk siapapun yang akan pergi. Kalau aku, akulah yang melibatkan dia dalam hidupku secara tidak sengaja. Jadi rasanya tak perlu berat untuk melangkah lagi. Rasa terimakasih akan cukup untuk kebaikannya. Bukankah begitu?
Komentar
Posting Komentar