Langsung ke konten utama

ERDMAZE

Apaya ini. Semacam perkumpulan orang suka jalan yang dikasih modal trus niat bikin usaha sesuai hobi dan jurusan.
Awal mula banget adalah rencana ke Rinjani tapi berakhir gagal karna gempa Lombok. Biar ga wacana perjalanan diganti ke Gunung Slamet. Waktu itu Nuha udah naik semingu sebelumnya tapi ga sampai puncak, dan aku mengajak dia menemaniku, kan ga lucu kalo ceweknya aku doang. Info aja, Gunung Slamet itu tinginya 3428 mdpl, gunung tertinggi kedua di Jawa. Gara2 si Nuha udah naik duluan, aku diwanti2 buat latfis, 'medannya berat banget, kalo ga latfis mending gausa' begitu katanya. Akhirnya ku sempat lari dua kali sebelum keberangkatan. Kami (Aku-Nuha-Dhaffa-Soki-Irfan-Cak Amir-Karim-po) naik kerea dari SBY turun Purwokerto dan berjumpa dengan Unyuk dari Bandung dan James motoran dari Jateng. Bertemu di PWT kami makan terlebih dahulu sebelum naik grab ke base camp, dinginya luar biasaa. Ngobrol2 bentar, kami tidur biar besok bangun pagi. Wuih, saking dinginnya pas udah dalem kamar mandi masih mikir, mandi ga ya gitu. Kapan2 aku ceritain detailnya, kalo ga mager.
Pulang dari Gunung Slamet, Nuha diajak ketemu Bu Wien, trus dia ngajak aku, ternyata ditawarin ngerjain project geotourism sama beliau -udah dari lama rencananya-. Dimulai dari Bromo, aku sama Nuha nyari orang2 yang tersisa di SBY. Akhirnya berakhir jalan2 sambil kerja kami (Aku, Nuha, Mira, James, Unyuk, Dhaffa, Po, dan Soki). Awal2 Po dimasukkan karena dia udah ada lama di proyek ini cuma dia pas itu pergi ke Kalimantan. Lalu tiba2 James harus balik ke Padang huhu :((. Waktu itu diadain perpisahan ala2 ke Gunung Lemongan sama Banyuwangi sekalian survei juga. Waktu itu kita numpang di rumah Ijah. Tapi ternyata dia balik lagi ke Jawa.
Akhirnya kami sering ke Bromo buat survei dan nemu desa buat tempat singgah gitu. Aku nemu adek namanya olip di Bromo yang katanya mau main make up sama aku. Aku nemu ibuk yang masakannya enak dan ikhlas ngasih ke kita cuma2. Sampai detik ini, kita udah mau punya kampung lagi di Pacitan. Udah punya adek lagi aku disana. Wah, coba kalo kita masing2 merenung, luar biasa ga si. Applause for us!!!
Yah, semakin hari semakin serius kami mengerjakan erdmaze, juga semakin serius pula konflik2 didalamnya. Semua bermula dari jalan tapi kami berharap bisa cukup menghidupi. Buat kalian yang sedang bingung, kalian tau mana yang baik buat kamu dan lingkungan. Kamu tau gimana hatimu. Kalo mau memutuskan timbang2 dulu risiko, proses yang udah dilalui pula. Aku percaya kalian itu sebenarnya mampu hanya saja kalian tidak percaya.
I wanna tell u about them
1. Si curut alas, si absurd yang suka ga nyambung dan agak budeg. Kamu tau kan aku sayang sama kamu. Kamu harus cerita banyak2 ke aku. Jaga kesehatan juga. Sama jangan pergi kalo yang ditinggal ga sanggup, janji harus dipegang. Kalo ambil 2 berarti harus ada yang dikurangi, belajar dewasa si katanya. Aku tahu kamu udah berusaha, semangat!
2. Si tukang bully yang kejatuhannya sangat ditunggu khalayak. Bang, kamu emang ngeselin, tukang bully, tapi kamu pasti tau lah ya kalo kamu bisa mempengaruhi orang lain -manfaatin buat kebaikan-.  Kamu juga tau, kamu adalah pembelajar yang baik asal mau. Aku juga tau meski bentuknya jerk gitu kamu seorang yang bertabggungjawab.
3. Si polos yang kalo diliatin suka nerveous dan bullyable. Beb, kamu harus percaya diri. Aku yakin kamu pasti bisa. Kamu orang baik beb, jadi tempatkan diri di kebaikan. Ask ur heart. Oya, sama belajar memahami dunia, kalo capek ngomong aja, aku atau kita bakal nunggu kok, jangan masuk gua tiba2.
4. Si bocah yang koproh dan bauk. Aku tau kamu sukar dalam beberapa hal. Tapi ada beberapa hal yang gabisa dipelajari dengan logika. Aku tahu kamu pembelajar yang baik, tapi gunakan hatimu juga. Memahami dunia itu butuh 3 hal, hati yang mampu merasa, mata dan telinga siap melihat dan mendengar, pikiran yang mampu mencerna. Kamu juga harus yakin kalo kamu bisa.
5. Si kakek penggemar milky way yang berisik dan hobby nayo, sabar si dia. Buat kamu jangan terlalu suka ngeluh, hidup iku yo wes ngono iku. Aku tau kamu mampu dan layak dapatkan lebih asal mau tekun. Itu kelebihanmu. Hidup iti tentang pilihan, jadi harus hati2, kadang kalo salah bisa2 menyesal.
6. Si hobby tandem dan bawa muatan biar kurus, cant relate. Aku tau kamu susah mengakui beberapa hal, lebih suka menutupi.  Mulai sekarang akui aja, bangga dong sama diri sendiri. Mengenali diri sendiri itu kunci untuk berkembang, untuk meraih dunia.  Semangat!
7. Si newbie yang maunya pegangin tangan orang. Aku tau kamu susah adaptasi tapi hidup itu harus begitu banyak penyesuain. Jangan banyak2 make perasaan, nanti banyak terluka. Pahami juga orang lain. Kamu tau kan aku siap mendengar.
Dari dulu aku pengen banget punya sodara cowok yang deket gituu, tapi mau gimana ya kakak2ku cewek semua. Pas jaman sekolah, ada temen yang aku ajakin buat jadi mas nya aku, saking pengennya, untung mau mereka. Berkat erdmaze, aku punya orang2 yang aku anggep sodara, gimana ya, mereka jenis2 temen yang bisa buat bertengkar tapi peduli juga. Kalian mau ga si jadi sodaranya aku, jadi kakak2ku? Mau yaa, harus mauu wkk. Tapi aku gamau punya adek.
Sekian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reply 1988 : Told Me About Live

Sebagai orang heartless, tidak banyak film atau series yang bisa menyentuh, apalagi berulang kali bikin nangis-nangis. Namun ada beberapa yang menguras air mata, tentu saja. Salah satunya adalah Reply 1988. Series lama (2015) yang entah kenapa direkomendasikan disemua situs setiap kali mencari rekomendasi drama yang bagus. Dari yang awalnya nggak minat, karena setting jaman dulu, sampai aku jatuh cinta sama series satu ini. Apa yang membuat ini begitu menarik adalah angle yang diambil sang sutradara, ada banyak topik yang relevan dengan kehidupan nyata dan penggambaran karakter yang punya ceritanya sendiri-sendiri. Dari topik-topik ini ada banyak banget nilai moral yang bisa kita ambil. Family, tempat pulang bahkan saat terkadang kamu kesal dengan mereka. Dari awal ceritanya menggambarkan bagaimana posisi tokoh utama sebagai anak tengah diantara anak bungsu dan sulung sebuah keluarga yang hidup di bawah tanah. Bagusnya serial ini, engak hanya mengangkat permasalahan keluarga si t...

Lembayung Bali-Saraz Dewi

Menatap lembayung di langit Bali dan kusadari betapa berharga kenanganmu Di kala jiwaku tak terbatas bebas berandai memulang waktu Hingga masih bisa kuraih dirimu sosok yang mengisi kehampaan kalbuku Bilakah diriku berucap maaf masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu oh cinta Teman yang terhanyut arus waktu mekar mendewasa masih kusimpan suara tawa kita kembalilah sahabat lawasku semarakkan keheningan lubuk Hingga masih bisa kurangkul kalian sosok yang mengaliri cawan hidupku Bilakah kita menangis bersama tegar melawan tempaan semangatmu itu oh jingga Hingga masih bisa kujangkau cahaya senyum yang menyalakan hasrat diriku Bilakah kuhentikan pasir waktu tak terbangun dari khayal keajaiban ini oh mimpi Andai ada satu cara tuk kembali menatap agung surya-Mu Lembayung bali

My Confession...

Aku sudah sadar tentang ini dari lama, tapi tiba-tiba pas ngomongin ini dari sisi lainnya which mean ngga tentang aku jadi sedih banget. 06.07.20 'Aku bingung mau terima interviewnya atau ngga soalnya aku merasa ngga layak apalagi membahas gimana organisasi tourism ini bertahan di pandemi dan tetap menolong masyarakat' Pesan yang aku ucapkan buat minta saran, tapi justru menggelitik hatiku sendiri. Dan kebetulan habis banget ngelihat foto-foto orang Pacitan. Aku ngga pernah menjaminkan apapun pada mereka, tak terucap satu pun janji. Tapi dari sorot matanya yang mengharap, aku tau bahwa meraka ingin Aku jadi pahalwannya. Sangat menyedihkan ternyata aku tidak lebih dari seorang bocah. Yang untuk bertanggung-jawab atas hidupnya sendiri aja belum mampu. Ada rasa bersalah yang mebebani, harusnya mungkin dari awal aku tak bermain persoalan ini. Tapi, sebenarnya Aku juga tidak main-main. Hanya saja, (Aku tidak tau bagaimana melukiskan semua kondisi ini tanpa menyalahkan sesuatu...