Kesekian kalinya aku dihadapkan pertanyaan 'apa cita2 mu?'. Sederhana harusnya, tapi entah mengapa terasa berat. Lebih kearah enggan untuk menjawab.
Dulu saat kecil aku cukup tegas menjawab, aku ingin jadi pramugari. Atau semakin beranjak dewasa berganti lagi tapi tetap terasa biasa saja. Bahkan, kalau engga, jawab saja masuk surga wkk. Sekarang, subtansial kata cita2 berbeda makna.
Komentar
Posting Komentar