Langsung ke konten utama

Obrolan malam

Kamis, 17 September 2015

Hari itu panas seperti biasanya, dan aku kuliah hingga jam 7 malam. Jauh sebelum jam 7, ketika aku masuk kelas aku diajak ijah untuk ikut bincang malam yang dibawakan seorang aktivis 98. Karena di poster membicarakan sebuah ospek dan kebetulan aku sedang menjadi bagian dari itu aku pun tertarik. Aku mengajak vibry, dan dia setuju. Jam 7 kuliah selesai,  aku, vibry, ijah dan kahima ku (ujang) pergi ke angkringan surga neraka-dekat unair b. Ijah menunggu mas ujang yang sedang solat, sehingga aku dan vibry menaruh motor di asrama ITS dan janjian bertemu di asrama. Kita sempat berputar-putar mencari angkringan surga neraka ini. Setelah sampai, aku dapat mengambil beberapa pelajaran. Setelah beberapa jam, mas ujang memutuskan untuk kembali karena kondisi ijah yang kurang fit, akupun sudah ga mood karena nyamuk sangat banyaak. Ketika diluar mas ujang bertanya mau makan dulu atau pulang, aku dan vibry menjawab terserah dan mas ujang memutuskan untuk pulang. Saat aku berjalan menuju ijah aku bertanya alasan mas ujang bertanya tujuan kita, dan kata ijah, mereka berdua belum makan. Setelah mendengar apa yang dikatakan ijah aku berkata pada mas ujang untuk makan dulu saja. Akhirnya kita makan di warung kopi cak har -ini adalah warkop anak geomatika- ijah memesan tahu telur. Saat menunggu pesanan mas ujang dan ijah makan ote2 dikasih petis, aku pun tertarik, disana ada seorang anak geomat, aku gatau namanya, tapi kita ngobrol-ngobrol saja. Disana ijah dan mas ujang sangat memanjakan aku dan vibry. lol.
Ternyata ijah hanya pesan satu tahu telur, akhirnya ijah nambah pesanan sayangnya lontongnya sisa sedikit. Kemudian, agar mas ujang mau makan, (haha, aku bercerita seolah mas ujang susah makan) tahu telur aku kasih ke mas ujang dan kami -aku,vibry- pesan Nasgor yang super banyaak. Kemudian mas ujang bertanya apa saja yang di dapat dari diskusi tadi soalnya sebelumnya aku bilang bahwa aku mencatat di otak.
Aku : Ada etika dan etiket, etika lebih menyangkut banyak orang sehingga apabila dilanggar akan merusak banyak orang sedang etiket adalah sopan santun yang berarti lebih pribadi atau individu, apabila dilanggar akan merusak nama pribadi. Omaigat, aku lupa waktu itu ngomong apa aja. Oke, akan kutulis yang kuingat hingga hari ini saja yaa. Kedua, mengenai konspirasi, menurut sang aktivis sebuah konspirasi hampir tidak mungkin dilakukan karena sebuah konspirasi membutuhkan masa yang banyak. Ketiga ajaran mengenai demokrasi dll mengenai politik di Indonesia harusnya disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat tidak terkecuali seorang tukang becak. Keempat harapan, -menurutnya jokowi bisa menang karena ia menjual sesuatu yan belum ditawarkan pemimpin terdahulu yaitu prinsip talk less do more. Namun kenyataanya jokowi terlalu 'diam' padahal menurutnya pemimpin yang baik mampu memberi sebuah harapan pada rakyatnya jika sedang mengalami krisis dan jokowi tak memberikan itu pada rakyatnya yang tengah bingung. kelima, Jokowi memerintah dengan memposisikan diri sebagai manajer dan bukan leader karena dia terlalu terjun, seharusnya seorang leader hanya memikirkan strategi-strategi. Setelah pembicaraan ini mas geomat tertarik karna membicarakan politik.
Obrolan ini sangat panjang kawan, akan kulanjutkan lain kali..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reply 1988 : Told Me About Live

Sebagai orang heartless, tidak banyak film atau series yang bisa menyentuh, apalagi berulang kali bikin nangis-nangis. Namun ada beberapa yang menguras air mata, tentu saja. Salah satunya adalah Reply 1988. Series lama (2015) yang entah kenapa direkomendasikan disemua situs setiap kali mencari rekomendasi drama yang bagus. Dari yang awalnya nggak minat, karena setting jaman dulu, sampai aku jatuh cinta sama series satu ini. Apa yang membuat ini begitu menarik adalah angle yang diambil sang sutradara, ada banyak topik yang relevan dengan kehidupan nyata dan penggambaran karakter yang punya ceritanya sendiri-sendiri. Dari topik-topik ini ada banyak banget nilai moral yang bisa kita ambil. Family, tempat pulang bahkan saat terkadang kamu kesal dengan mereka. Dari awal ceritanya menggambarkan bagaimana posisi tokoh utama sebagai anak tengah diantara anak bungsu dan sulung sebuah keluarga yang hidup di bawah tanah. Bagusnya serial ini, engak hanya mengangkat permasalahan keluarga si t...

Lembayung Bali-Saraz Dewi

Menatap lembayung di langit Bali dan kusadari betapa berharga kenanganmu Di kala jiwaku tak terbatas bebas berandai memulang waktu Hingga masih bisa kuraih dirimu sosok yang mengisi kehampaan kalbuku Bilakah diriku berucap maaf masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu oh cinta Teman yang terhanyut arus waktu mekar mendewasa masih kusimpan suara tawa kita kembalilah sahabat lawasku semarakkan keheningan lubuk Hingga masih bisa kurangkul kalian sosok yang mengaliri cawan hidupku Bilakah kita menangis bersama tegar melawan tempaan semangatmu itu oh jingga Hingga masih bisa kujangkau cahaya senyum yang menyalakan hasrat diriku Bilakah kuhentikan pasir waktu tak terbangun dari khayal keajaiban ini oh mimpi Andai ada satu cara tuk kembali menatap agung surya-Mu Lembayung bali

My Confession...

Aku sudah sadar tentang ini dari lama, tapi tiba-tiba pas ngomongin ini dari sisi lainnya which mean ngga tentang aku jadi sedih banget. 06.07.20 'Aku bingung mau terima interviewnya atau ngga soalnya aku merasa ngga layak apalagi membahas gimana organisasi tourism ini bertahan di pandemi dan tetap menolong masyarakat' Pesan yang aku ucapkan buat minta saran, tapi justru menggelitik hatiku sendiri. Dan kebetulan habis banget ngelihat foto-foto orang Pacitan. Aku ngga pernah menjaminkan apapun pada mereka, tak terucap satu pun janji. Tapi dari sorot matanya yang mengharap, aku tau bahwa meraka ingin Aku jadi pahalwannya. Sangat menyedihkan ternyata aku tidak lebih dari seorang bocah. Yang untuk bertanggung-jawab atas hidupnya sendiri aja belum mampu. Ada rasa bersalah yang mebebani, harusnya mungkin dari awal aku tak bermain persoalan ini. Tapi, sebenarnya Aku juga tidak main-main. Hanya saja, (Aku tidak tau bagaimana melukiskan semua kondisi ini tanpa menyalahkan sesuatu...