Langsung ke konten utama

A Dream for Future



Mimpi adalah sebuah harapan yang ingin dicapai agar menjadi kenyataan. Mimpi biasanya disebut juga dengan cita-cita. Mimpi tidak ada batasnya dan semua orang berhak memiliki mimpi. Mimpi juga sangat bermanfaat untuk meraih masa depan. Ibaratnya ketika memiliki mimpi kita telah memiliki gambaran jelas akan masa depan dan arah tujuan yang akan kita ambil. Dengan adanya mimpi dan cita-cita maka proses kita dalam menapaki tangga menuju masa depan sudah jelas konsepsi dan substansinya seperti seorang pendaki gunung yang telah mengatahui jalan menuju puncaknya.


Mimpi bisa dimiliki secara individu dan juga kelompok. Setiap orang pasti memiliki mimpi untuk kehidupannya. Karena mimpi merupakan keinginan mengenai kelangsungan hidupnya. Sedangkan mimpi sebuah kelompok adalah sebuah tujuan dari sekumpulan manusia yang berhimpun. Tujuan atau mimpi dari sekelompok manusia ini sama sehingga mereka berkumpul dan berusaha untuk  mewujudkan mimpi itu bersama.


Mimpi dapat muncul karena alasan yang berbeda-beda. Jadi, latar belakang sebuah mimpi dari setiap individu dan kelompok itu berbeda-beda. Biasanya, mimpi tumbuh dari pikiran individu atas keinginan dan terinspirasi dari seseorang yang dia kagumi. Hal ini dapat terjadi mimpi disebuah kelompok, mimpi tumbuh karena keinginan yang sama antar anggota kelompok dan juga kekaguman terhadap kelompok lain dan sebagainya. Selain itu, mimpi dapat tumbuh dikarenakan adanya kebutuhan yang mengharuskan kita untuk mencapai sesuatu.


Terwujudnya sebuah mimpi dapat mempengaruhi kehidupan bermasyakat secara positif. Terlihat dari perkembangan yang ada pada dunia saat ini adalah hasil dari mimpi setiap manusia yang ada. Contoh seperti inovasi pada bidang transportasi, teknologi dan komunikasi. Inovasi pada bidang-bidang tersebut berawal dari sebuah mimpi atau keinginan untuk lebih maju. Terwujudnya mimpi tidak hanya berpengaruh pada masyarakat, subjek yang memiliki mimpi ikut puas dan bermimpi untuk lebih berkembang lagi. Subjek ini dapat lebih termotivasi melihat hasil dari mimpinya.


Sebuah mimpi dapat diwujudkan dengan membayangkan dalam pikiran bebasnya tentang keadaan ideal dan sempurna tentang situasi di masa depan yang akan terwujud jika mereka berhasil menggapai impian mereka. Setelah itu mereka bertindak untuk menggapai cita-cita yang dibuktikan lewat usaha.Faktor kunci keberhasilan mencapai impian sangat ditentukan oleh seberapa besar keinginan kita. Jangan salahkan keadaan atau orang lain atas belum tercapainya impian kita. Ini mungkin terjadi karena kita tidak benar-benar memiliki keinginan yang kuat dan tidak tabah serta sabar menjalani pengorbanan yang dibutuhkan.


Untuk mewujudkan sebuah mimpi tidak ada perbedaan antara mimpi individu maumpun mimpi bersama. Karena sebuah mimpi hanya dapat diwujudkan apabila pemilik mimpi memiliki keinginan yang kuat untuk mencapainya dan seberapa usaha yang dikeluarkan untuk meraihnya. Selain itu, seberapa kita fokus menuju jalan mimpi itu.


Terkadang mimpi sebuah kelompok dibutuhkan usaha yang lebih besar, tapi jalan menuju mimpi ini akan tetap ringan dikarenakan setiap anggota membantu untuk mewujudkannya. Untuk mencapai mimpi bersama diperlukan adanya keteguhan pada masing-masing agar tabah dan sabar untuk menjalani pengorbanan yang dibutuhkan. Untuk itu, dibutuhkan niat yang sangat besar diawal dikarenakan pada dasarnya banyak waktu privacy yang berkurang karena lebih sering berkumpul untuk melakukan usaha agar mimpi tersebut terwujud. Selain itu, dibutuhkan saling merangkul agar tercipta kekeluargaan diantara mereka sehingga, ketika mereka mengorbankan waktu privacy mereka tidak merasa berat hati karena dia melakukan untuk mimpi keluarganya. Selanjutnya, ketika dia meliki sebuah keluarga baru mereka dapat saling menyemangati ketika mereka berada di titik jenuh mereka dan dapat saling mengingatkan untuk fokus terhadap mimpi atau tujuan ini.


Sejatinya mimpi besar itu bukan mustahil untuk diraih tapi usaha kitalah yang terlalu kecil. Jadi setiap mimpi pasti dapat diwujudkan, tinggal seberapa besar usaha dan niat kita untuk itu. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reply 1988 : Told Me About Live

Sebagai orang heartless, tidak banyak film atau series yang bisa menyentuh, apalagi berulang kali bikin nangis-nangis. Namun ada beberapa yang menguras air mata, tentu saja. Salah satunya adalah Reply 1988. Series lama (2015) yang entah kenapa direkomendasikan disemua situs setiap kali mencari rekomendasi drama yang bagus. Dari yang awalnya nggak minat, karena setting jaman dulu, sampai aku jatuh cinta sama series satu ini. Apa yang membuat ini begitu menarik adalah angle yang diambil sang sutradara, ada banyak topik yang relevan dengan kehidupan nyata dan penggambaran karakter yang punya ceritanya sendiri-sendiri. Dari topik-topik ini ada banyak banget nilai moral yang bisa kita ambil. Family, tempat pulang bahkan saat terkadang kamu kesal dengan mereka. Dari awal ceritanya menggambarkan bagaimana posisi tokoh utama sebagai anak tengah diantara anak bungsu dan sulung sebuah keluarga yang hidup di bawah tanah. Bagusnya serial ini, engak hanya mengangkat permasalahan keluarga si t...

Lembayung Bali-Saraz Dewi

Menatap lembayung di langit Bali dan kusadari betapa berharga kenanganmu Di kala jiwaku tak terbatas bebas berandai memulang waktu Hingga masih bisa kuraih dirimu sosok yang mengisi kehampaan kalbuku Bilakah diriku berucap maaf masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu oh cinta Teman yang terhanyut arus waktu mekar mendewasa masih kusimpan suara tawa kita kembalilah sahabat lawasku semarakkan keheningan lubuk Hingga masih bisa kurangkul kalian sosok yang mengaliri cawan hidupku Bilakah kita menangis bersama tegar melawan tempaan semangatmu itu oh jingga Hingga masih bisa kujangkau cahaya senyum yang menyalakan hasrat diriku Bilakah kuhentikan pasir waktu tak terbangun dari khayal keajaiban ini oh mimpi Andai ada satu cara tuk kembali menatap agung surya-Mu Lembayung bali

My Confession...

Aku sudah sadar tentang ini dari lama, tapi tiba-tiba pas ngomongin ini dari sisi lainnya which mean ngga tentang aku jadi sedih banget. 06.07.20 'Aku bingung mau terima interviewnya atau ngga soalnya aku merasa ngga layak apalagi membahas gimana organisasi tourism ini bertahan di pandemi dan tetap menolong masyarakat' Pesan yang aku ucapkan buat minta saran, tapi justru menggelitik hatiku sendiri. Dan kebetulan habis banget ngelihat foto-foto orang Pacitan. Aku ngga pernah menjaminkan apapun pada mereka, tak terucap satu pun janji. Tapi dari sorot matanya yang mengharap, aku tau bahwa meraka ingin Aku jadi pahalwannya. Sangat menyedihkan ternyata aku tidak lebih dari seorang bocah. Yang untuk bertanggung-jawab atas hidupnya sendiri aja belum mampu. Ada rasa bersalah yang mebebani, harusnya mungkin dari awal aku tak bermain persoalan ini. Tapi, sebenarnya Aku juga tidak main-main. Hanya saja, (Aku tidak tau bagaimana melukiskan semua kondisi ini tanpa menyalahkan sesuatu...